12 Juli 2009

Memasak

Untuk membeli keperluan sekolah anak (buku tulis, pensil, ballpoint dan teman-temannya) pada tahun ajaran baru kali ini, aku dan suami ke toko grosir alat tulis di Jalan Kartini Bekasi, sesuai yang direkomendasikan teman mengajarku. Ternyata benar kata teman mengajarku, kami dapat harga lebih murah daripada harga di toko buku besar yang biasa kami kunjungi. Tetapi di toko grosir ini, hanya sedikit barang yang dapat dibeli secara satuan. Kami memutuskan untuk belanja di toko grosir ini agar dapat berhemat, karena memang alat tulis sekolah yang kami perlukan banyak yaitu untuk anak kedua, ketiga dan keempat ( anak kami pertama tahun ini sudah tamat madrasah aliyah, dan alhamdulillah karena kemurahan Allah atas ketekunan belajar dan ibadahnya juga atas kerja keras bapak ibu gurunya yang penuh keikhlasan, anak pertama kami dapat bea siswa penuh untuk belajar di universitas impiannya ).

Ternyata ada beberapa barang yang kami perlukan yang tidak ada di toko grosir ini, kami memutuskan untuk membelinya di mall dekat perumahan kami sekalian pulang, sekalian juga saya ingin sekali belanja keperluan dapur untuk dimasak. Mumpung anak-anak dan suami masih libur. Anak-anak dan suamiku senang sekali dengan masakan saya, itu bukan karena masakan saya enak sekali, tetapi karena saya jarang sekali memasak sendiri (suami dan anak-anakpun sudah maklum karena mamanya mantan anak kost). Nah kali ini saya ingin masak, lauk kesukaan anak-anak dan sayur kesukaan suami, yaitu bola-bola daging dan oseng jagung bayi.

Untuk bola-bola daging, saya membeli 4 ons daging sapi giling. Daging giling ini akan saya campur dengan separuh ulekan dari 10 siung bawang putih, 10 bawang merah, sedikit merica dan garam yang telah saya buat. Kemudian daging akan saya buat menjadi bola-bola kecil sebesar bakso (biasanya anak-anak senang untuk membantu membuat bola-bola daging ini) dan saya rebus dengan memasukkannya ke dalam air yang sudah mendidih. Bola-bola daging segera diangkat begitu sudah mengapung agar tidak terlalu masak. Selanjutnya akan saya tumis sisa ulekan bumbu, setelah tercium bau sedap bola-bola daging di masukkan, tambahkan sedikit gula merah dan kemudian air rebusan bola-bola daging tadi dituangkan. Tunggu sampai kuah tinggal sedikit. Matanglah sudah bola-bola daging kegemaran anakku.

Untuk sayur oseng jagung bayi (biasanya saya tambah kacang panjang), cara saya cukup gampang dan sederhana. Setelah jagung dan semua bumbu dicuci bersih, setiap jagung bayi dibelah jadi empat dan dipotong jadi dua. Kemudian irisan jagung dimasukkan dalam tumisan bawang putih yang di keprek, irisan cabe merah dan jahe yang sudah dikeprek serta irisan tomat. Diberi garam dan gula merah secukupnya. Setelah tercampur merata dan setengah matang, 1/2 gelas air sisa rebusan daging sapi yang masih panas dituangkan. Diaduk-aduk sebentar. Angkat. Matikan kompor. Jadi deh, sayur kegemaran suamiku.

Biasanya, anak-anak dan suami lahap sekali jika makan dengan kedua jenis masakan saya ini. Mereka akan memperlihatkan atau berkata kepada saya bahwa rasa masakan saya enak sekali, yang akan membuat saya tersenyum-senyum, karena saya tahu mereka ingin sekali menyenangkan hati saya. " Enak tenan", biasanya kata suami kalau makan dengan masakan saya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Math of The Day


Widgets and Templates

National Geographic POD

NASA Image of the Day

Bermain Sudoku.... Siapa Takut..?

Belanja...? Klik saja...